Hampir seluruh dunia memperhatikan proses pemilihan presiden amerika Serikat yang dilakukan hari ini. Kenapa kita harus memperhatikan pemilihan presiden Amerika Serikat? Jawabannya sederhana, karena Amerika Serikat saat ini masih pemegang perekonomian dunia terbesar dan juga manuver kebijakan pertahanan Amerika Serikat terhadap teroris yang cukup mengundang perhatian dunia.
Kandidat presiden Amerika Serikat adalah Barack Obama dan J. McCain. Barack Obama merupakan warga Amerika Serikat dari golongan orang kulit hitam. Obama merupakan warga Amerika serikat yang masih muda. Beliau pernah juga tinggal di Indonesia. Barack Obama merupakan orang yang cukup mengerti mengenai perekonomian, beberapa orang mempercayai dia bisa untuk mengatasi krisis ekonomi di Amerika Serikat. Jika Barck Obama menjadi presiden, ini menjadi sejarah Amerika Serikat bahwa Obama menjadi presiden pertama AS dari golongan kulit hitam. J. McCain merupakan veteran tentara Amerika Serikat. Dia mengajak Sarah Parlin sebagai wakil presidennya yang beberapa orang memberi indikasi bahwa tujuan dia untuk mengajak Sarah Parlin jadi wakil dia adalah untuk menarik suara Hillary Clinton yang gagal jadi calon presiden karena kalah bersaing dengan obama. J. McCain berjanji akan menyelesaikan permasalahan di Irak.
Saya berharap rakyat Amerika Serikat dapat memilih presiden yang terbaik dan bebas dari kendala zionis. Banyak yang mengatakan bahwa Amerika Serikat merupakan polisi dunia, tapi menurut saya hal ini perlu dipikir ulang lagi, kenapa? Soalnya makna polisi adalah melindungi rakyat lemah dan menegakkan keadilan. Menurut saya perlu dipertanyakan mengenai status polisi dunia ini. Apakah seluruh penduduk dunia merasa aman dengan adanya tentar AS?Belum tentu....
Suatu saat nanti, ada sekelompok orang yang akan menegakkan keadilan jika pemerintah AS masih bertindak seperti ini. Saya juga mencurigai, jangan-jangan mafia dan teroris berasal dari AS...
Siapa pun presiden AS, saya berharap bisa memberikan kebijakan yang benar dan tidak menzalimi bangsa yang lain...
Selamat memilih warga Amerika Serikat.....
Selasa, 04 November 2008
Minggu, 02 November 2008
Mengejar Matahari
Mungkin film ini merupakan film yang sudah lama, tetapi saya baru menonton film ini hari ini. Awalnya, saya tidak terlalu berniat untuk nonton film ini. Saya lebih berniat untuk menonton film yang saya senangi tapi saya sudah tonton. Tetapi keputusan itu berubah dengan pertimbangan bahwa saya akan bosan jika menonton ulang film yang saya tonton padahal niat saya adalah untuk refreshing sebelum saya akan bekerja lagi (membaca paper). Akhirnya saya memuptuskan nonton film ini dikarenakan melihat ringkasan ceritanya menarik dan sebelumnya saya pernah dengar bahwa film ini mengandung makna yang mendalam...
Film ini menceritakan bahwa ada empat orang sahabat karib dari sejak kecil, mereka adalah Ardi, Damar, Apin dan Nino. Ardi merupakan anak dari seorang pensiunan polisi.Dalam kehidupan sehari-hari dia mendapat pendidikan disiplin yang ketat dari ayahnya. Alhasilnya, ardi merasa tidak bebas di keluarganya.
Damar merupakan seorang anak yang hidup di tengah kehidupan keluarga yang berantakan. Ayah damar sudah lama meninggalkan dirinya dan ibunya, sedangkan ibu damar sering pergi lama dan membiarkan damar sendirian. Sehingga damar tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari orang tua yang selanjutnya membuat damar menjadi orang yang mudah marah.
Apin merupakan anak yang memiliki cita-cita menjadi sutradara. Menurut apin, waktu itu tidak bisa kembali lagi, sehingga perlu untuk didokumentasikan. Dia merupakan salah satu anaknya yang terobsesi jadi stutradara.
Nino merupakan anak dari keluarga yang relatif kaya dibandingkan daripada temannya yang lain. Dia juga yang bersikap netral dan berusaha menjadi perekat persahabatan mereka. Dia juga punya keinginan mendapat pendidikan yang baik.
Secara ringkas film ini menceritakan persahabatan keempat anak tersebut dari kecil sampai dewasa. Sampai pada klimaksnya yaitu perebutan rara (saudari dari nino) oleh ardi dengan damar. Kejadian itu dimulai dengan ardi lagi berduaan dengan rara yang selanjutnya damar melihat mereka berdua. Karena damar yang mudah marah, akhirnya ardi dan damar pun berkelahi yang membuat kamera apin menjadi rusak. Apin pun menjadi kesal.
Dari kejadian klimaks ini, saya mendapat nilai arti dari sikap dewasa (sudah saya posting dalam posting sebelumnya dengan judul "Apakah sudah dewasa?"). Mungkin seseorang akan menjadi marah ketika ada seseorang atau sesuatu yang sangat diinginkannya diambil oleh orang lain apa lagi orang tersebut sangat dikenalnya apalagi ternyata bukan pihak ketiga yang hadir malah ada pihak keempat dll. Ya, sangat wajar untuk marah, tapi yang perlu diperhatikan adalah sikap kedewasaan kita. Saya juga sudah memposting suatu artikel mengenai sesuatu yang baik menurut kita belum tentu baik untuk kita (baca pada posting "Al-Baqarah ayat 216").
Dari kejadian tersebut, terjadi kejadian klimaks yang lain yang membuat ardi berpikir untuk bersikap dewasa dan menghargai persahabatan mereka, kejadian itu adalah tewasnya apin dikarenakan dibunuh oleh preman yang memusuhi mereka berempat. Kejadian ini membuat damar sangat marah sekali, sehingga dia mencari senjata api rakitan punya dia untuk membunuh preman tersebut. Dan ardi, dia menyadari bahwa rara bukanlah menjadi sosok matahari buat ardi tetapi rara adalah sosok pelangi yang penuh dengan warna-warni yang indah yang muncul sesaat saja dan akhirnya akan hilang juga.
Akhirnya damar berhasil membunuh preman tersebut dan selanjutnya dia ditangkap polisi. Ardi dan nino berusaha mengejar mobil polisi untuk melihat damar. Tetapi mobil polisi melaju dengan cepat sekali.
Yang menarik dari film ini juga, ketika ayah ardi menyadari bahwa betapa kerasnya pendidikan yang dia berikan kepada ardi. Saya mendapat hikmah tentang pentingnya pendidikan buat anak di rumah. Kelihatan dari kehidupan damar yang dimulai dari lingkungan keluarganya. Mungkin kita akan mempercayai pendidikan anak di sekolah tapi itu tidak cukup, kita perlu memberikan pendidikan buat anak di rumah juga. Pendidikan itu bisa dalam bentuk kasih sayang, tauladan yang baik dll. Ingat, kemajuan seorang anak merupakan tanggung jawab dari orang tuanya bukan sepenuhnya dipegang oleh guru. Perlu kerja sama antara orang tua dan guru untuk pendidikan anak.
Di akhir cerita, ardi berhasil masuk akpol dan sebentar lagi dia akan menjadi polisi dan nino mendapat kesempatan kuliah s2 di amerika. Dan mereka berdua merindukan apin dan juga damar......
Sejujurnya, arti sahabat itu sangat luas. Sahabat merupakan tempat seseorang untuk membangkitkan semangat dia lagi. Sahabat yang selalu mengingatkan kita untuk beribadah kepada Allah SWT....
"Ya Allah, pertemukanlah aku dengan sahabat yang selalu membantuku dalam beribadah, membantuku dalam menolong orang sekitar, dan membantuku dalam meraih cita-cita. Ya Allah, tetapkan diriku dalam jalan yang benar dan tetapkanlah diriku menjadi pemimpin yang baik dan menjadi tauladan yang baik. Izinkan aku bisa membentuk keluarga yang sakinah mawadah warahmah.....Amin ya Allah..."
Film ini menceritakan bahwa ada empat orang sahabat karib dari sejak kecil, mereka adalah Ardi, Damar, Apin dan Nino. Ardi merupakan anak dari seorang pensiunan polisi.Dalam kehidupan sehari-hari dia mendapat pendidikan disiplin yang ketat dari ayahnya. Alhasilnya, ardi merasa tidak bebas di keluarganya.
Damar merupakan seorang anak yang hidup di tengah kehidupan keluarga yang berantakan. Ayah damar sudah lama meninggalkan dirinya dan ibunya, sedangkan ibu damar sering pergi lama dan membiarkan damar sendirian. Sehingga damar tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari orang tua yang selanjutnya membuat damar menjadi orang yang mudah marah.
Apin merupakan anak yang memiliki cita-cita menjadi sutradara. Menurut apin, waktu itu tidak bisa kembali lagi, sehingga perlu untuk didokumentasikan. Dia merupakan salah satu anaknya yang terobsesi jadi stutradara.
Nino merupakan anak dari keluarga yang relatif kaya dibandingkan daripada temannya yang lain. Dia juga yang bersikap netral dan berusaha menjadi perekat persahabatan mereka. Dia juga punya keinginan mendapat pendidikan yang baik.
Secara ringkas film ini menceritakan persahabatan keempat anak tersebut dari kecil sampai dewasa. Sampai pada klimaksnya yaitu perebutan rara (saudari dari nino) oleh ardi dengan damar. Kejadian itu dimulai dengan ardi lagi berduaan dengan rara yang selanjutnya damar melihat mereka berdua. Karena damar yang mudah marah, akhirnya ardi dan damar pun berkelahi yang membuat kamera apin menjadi rusak. Apin pun menjadi kesal.
Dari kejadian klimaks ini, saya mendapat nilai arti dari sikap dewasa (sudah saya posting dalam posting sebelumnya dengan judul "Apakah sudah dewasa?"). Mungkin seseorang akan menjadi marah ketika ada seseorang atau sesuatu yang sangat diinginkannya diambil oleh orang lain apa lagi orang tersebut sangat dikenalnya apalagi ternyata bukan pihak ketiga yang hadir malah ada pihak keempat dll. Ya, sangat wajar untuk marah, tapi yang perlu diperhatikan adalah sikap kedewasaan kita. Saya juga sudah memposting suatu artikel mengenai sesuatu yang baik menurut kita belum tentu baik untuk kita (baca pada posting "Al-Baqarah ayat 216").
Dari kejadian tersebut, terjadi kejadian klimaks yang lain yang membuat ardi berpikir untuk bersikap dewasa dan menghargai persahabatan mereka, kejadian itu adalah tewasnya apin dikarenakan dibunuh oleh preman yang memusuhi mereka berempat. Kejadian ini membuat damar sangat marah sekali, sehingga dia mencari senjata api rakitan punya dia untuk membunuh preman tersebut. Dan ardi, dia menyadari bahwa rara bukanlah menjadi sosok matahari buat ardi tetapi rara adalah sosok pelangi yang penuh dengan warna-warni yang indah yang muncul sesaat saja dan akhirnya akan hilang juga.
Akhirnya damar berhasil membunuh preman tersebut dan selanjutnya dia ditangkap polisi. Ardi dan nino berusaha mengejar mobil polisi untuk melihat damar. Tetapi mobil polisi melaju dengan cepat sekali.
Yang menarik dari film ini juga, ketika ayah ardi menyadari bahwa betapa kerasnya pendidikan yang dia berikan kepada ardi. Saya mendapat hikmah tentang pentingnya pendidikan buat anak di rumah. Kelihatan dari kehidupan damar yang dimulai dari lingkungan keluarganya. Mungkin kita akan mempercayai pendidikan anak di sekolah tapi itu tidak cukup, kita perlu memberikan pendidikan buat anak di rumah juga. Pendidikan itu bisa dalam bentuk kasih sayang, tauladan yang baik dll. Ingat, kemajuan seorang anak merupakan tanggung jawab dari orang tuanya bukan sepenuhnya dipegang oleh guru. Perlu kerja sama antara orang tua dan guru untuk pendidikan anak.
Di akhir cerita, ardi berhasil masuk akpol dan sebentar lagi dia akan menjadi polisi dan nino mendapat kesempatan kuliah s2 di amerika. Dan mereka berdua merindukan apin dan juga damar......
Sejujurnya, arti sahabat itu sangat luas. Sahabat merupakan tempat seseorang untuk membangkitkan semangat dia lagi. Sahabat yang selalu mengingatkan kita untuk beribadah kepada Allah SWT....
"Ya Allah, pertemukanlah aku dengan sahabat yang selalu membantuku dalam beribadah, membantuku dalam menolong orang sekitar, dan membantuku dalam meraih cita-cita. Ya Allah, tetapkan diriku dalam jalan yang benar dan tetapkanlah diriku menjadi pemimpin yang baik dan menjadi tauladan yang baik. Izinkan aku bisa membentuk keluarga yang sakinah mawadah warahmah.....Amin ya Allah..."
Sabtu, 01 November 2008
Apakah sudah dewasa?
Apa makna dewasa? Ada orang yang melihat seseorang dengan badan yang besar dan merka menyebutkan orang tersebut sudah dewasa.Berdasarkan sudut pandang biologis dan juga segi religius, dewasa merupakan suatu fase dimana orang tersebut sudah mengalami suatu peristiwa biologi untuk ukurang orang dewasa (untuk yang wanita mengalami proses mensturasi dan bagi yang pria mengalami mimpi basah).
Sebenarnya tidak ada yang salah dalam definisi semuanya, hanya saja untuk mendefinisi sesuatu berbeda dalam sudut pandang. Dalam kasus ini saya mengambil arti dewasa dalam hal kematangan dalam berpikir. Berdasarkan kematangan dalam berpikir, anak yang berumur 10 tahun bisa dikatakan dewasa begitu juga kasus sebaliknya jika ada manusia yang berumur 30 tahun bisa dikatakan tidak dewasa.
Orang yang dewasa dalam definisi kematangan dalam berpikir akan siap menyikapi kondisi apapun walaupun kondisi yang terburuk. Selain itu dia bisa tahu apa yang akan dikerjakannya dan tahu alasan keberadaan dia (misi dia).
Nah, berdasarkan definisi tersebut saya merasa diri saya masih belum dewas. Mungkin saya punya keinginan dan tujuan secara umum ke depan, tapi saya belum bisa menjelaskan startegi secara spesifik apa yang harus saya kerjakan... Kadang saya pernah merasa bingung apa yang harus saya lakukan.... Nah, di sini kelemahan saya, saya belum membuat rencana secara strategis dalam target jangka pendek. Dari alasan tersebut saya merasa bahwa diri saya masih belum dewasa. Mungkin saya akan banyak mengalami kesalahan dalam menjalani mimpi saya karena saya belum punya rencana teknis jangka pendek, tapi saya merasa dari kesalahan tersebut saya menjadi mengerti apa yang akan saya lakukan untuk mengubah diri sendir. Tapi proses belajar itu ternyata tidak bisa instan, perlu proses yang panjang dan usaha yang keras..
Saya merasa belajar itu akan dilakukan sepanjang masa...
Saya ingin menjadi orang yang dewasa....
Ya Allah izin kan lah hamba- Mu ini untuk istiqamah dalam belajar dan istiqamah dalam meraih mimpi..... Amin....
Sebenarnya tidak ada yang salah dalam definisi semuanya, hanya saja untuk mendefinisi sesuatu berbeda dalam sudut pandang. Dalam kasus ini saya mengambil arti dewasa dalam hal kematangan dalam berpikir. Berdasarkan kematangan dalam berpikir, anak yang berumur 10 tahun bisa dikatakan dewasa begitu juga kasus sebaliknya jika ada manusia yang berumur 30 tahun bisa dikatakan tidak dewasa.
Orang yang dewasa dalam definisi kematangan dalam berpikir akan siap menyikapi kondisi apapun walaupun kondisi yang terburuk. Selain itu dia bisa tahu apa yang akan dikerjakannya dan tahu alasan keberadaan dia (misi dia).
Nah, berdasarkan definisi tersebut saya merasa diri saya masih belum dewas. Mungkin saya punya keinginan dan tujuan secara umum ke depan, tapi saya belum bisa menjelaskan startegi secara spesifik apa yang harus saya kerjakan... Kadang saya pernah merasa bingung apa yang harus saya lakukan.... Nah, di sini kelemahan saya, saya belum membuat rencana secara strategis dalam target jangka pendek. Dari alasan tersebut saya merasa bahwa diri saya masih belum dewasa. Mungkin saya akan banyak mengalami kesalahan dalam menjalani mimpi saya karena saya belum punya rencana teknis jangka pendek, tapi saya merasa dari kesalahan tersebut saya menjadi mengerti apa yang akan saya lakukan untuk mengubah diri sendir. Tapi proses belajar itu ternyata tidak bisa instan, perlu proses yang panjang dan usaha yang keras..
Saya merasa belajar itu akan dilakukan sepanjang masa...
Saya ingin menjadi orang yang dewasa....
Ya Allah izin kan lah hamba- Mu ini untuk istiqamah dalam belajar dan istiqamah dalam meraih mimpi..... Amin....
Selasa, 28 Oktober 2008
Sumpah Pemuda
Pada hari ini merupakan hari sumpah pemuda. Dahulu para pemuda membuata suatu janji untuk bersatu demi Indonesia. Rasa bersatu ini berawal dari adanya rasa senasib yang dialami oleh para pemuda Indonesia.
Tapi saat ini makna sumpah pemuda ternyata sudah mulai luntur. Kenapa? Lihat saja banyak terjadi tawuran antar pelajar, mahasiswa dan juga kekerasan di dunia institusi pendidikan. Apakah tawuran antar pelajar merupakan makna sumpah pemuda? Tentu saja tidak, hal ini yang harus kita pikirkan bagaimana solusi dari masalah ini...
Saya sangat merindukan semangat para pemuda Indonesia jaman dahulu.... Apakah semangat persatuan para pemuda Indonesia jaman dulu bisa dihidupkan kembali pada masa ini? Semoga kita sebagai para pemuda Indonesia sekarang bisa mencatat sejarah baru....
Berbangsa satu, bangsa Indonesia
Berbahasa satu, bahasa Indonesia
Bertanah air satau, tanah air Indonesia...
Hidup bebas tanpa ada tawuran..
Tapi saat ini makna sumpah pemuda ternyata sudah mulai luntur. Kenapa? Lihat saja banyak terjadi tawuran antar pelajar, mahasiswa dan juga kekerasan di dunia institusi pendidikan. Apakah tawuran antar pelajar merupakan makna sumpah pemuda? Tentu saja tidak, hal ini yang harus kita pikirkan bagaimana solusi dari masalah ini...
Saya sangat merindukan semangat para pemuda Indonesia jaman dahulu.... Apakah semangat persatuan para pemuda Indonesia jaman dulu bisa dihidupkan kembali pada masa ini? Semoga kita sebagai para pemuda Indonesia sekarang bisa mencatat sejarah baru....
Berbangsa satu, bangsa Indonesia
Berbahasa satu, bahasa Indonesia
Bertanah air satau, tanah air Indonesia...
Hidup bebas tanpa ada tawuran..
Senin, 27 Oktober 2008
Indonesia menjadi Juara Umum Asian Beach Games I di Bali
Alhamdulillah, akhirnya Indonesia bisa menjadi juara umum dalam Asian Games Beach (ABG) I di Bali. Awalnya dari presiden SBY hanya memberi targetan kepada pengurus agar bisa menyelenggarakan ABG I di Bali dengan baik dan tidak ada targetan untuk menjadi juara umum. Ternyata sekali dayung dua pulau tersinggahi, selain mendapat outstanding sebagai penyelenggara ABG I dengan baik, Indonesia juga menjadi juara umum dalam perolehan mendali....
Wah..... juara umum awalnya bukan menjadi targetan malah bisa diraih....Mudah-mudahan prestasi seperti ini bisa kita pertahankan, mungkin Indonesia akan bisa menjadi juara umum olympiade... Dan untuk ABG II di Oman tahun 2010, semoga Indonesia bisa memberikan prestasi seperti di ABG I ini... Amin.....
Terus maju prestasi olah raga Indonesia..... Kita pasti bisa......
Wah..... juara umum awalnya bukan menjadi targetan malah bisa diraih....Mudah-mudahan prestasi seperti ini bisa kita pertahankan, mungkin Indonesia akan bisa menjadi juara umum olympiade... Dan untuk ABG II di Oman tahun 2010, semoga Indonesia bisa memberikan prestasi seperti di ABG I ini... Amin.....
Terus maju prestasi olah raga Indonesia..... Kita pasti bisa......
Minggu, 26 Oktober 2008
Alasan Kenapa bekerja sampai malam di lab
Awalnya saya bingung kenapa orang senang bekerja sampai malam di lab (kasusnya di konkuk university). Saya lihat hampir mahasiswa di sini suka bekerja di lab sampai malam (walaupun saya di ITB juga suka pulang malam tapi saya bingung apa yang dikerjakan orang di lab pada malam hari, kalau di ITB mah saya sering ada kegiatan non akademik di kampus ^^). Akhirnya saya berusaha mencari jawabannya....
Setelah saya bekerja sekian beberapa bulan tinggal di sini, saya mengerti apa yang telah dikerjakan (karena saya merasakannya, berusaha mencoba dan akhirnya menemukan jawaban). Yaitu:
Pertama, adanya koneksi internet yang cepat dan akses jurnal/paper. Hal ini saya rasakan, saya pernah mencoba mencari jurnal/paper dari kamar asarama saya ternyata dari sini tidak bisa akses jurnal/paper.
Kedua, biasanya di lab itu kondisi untuk belajar relatif lebih kondusif daripada di kamar. Kadang di kamar terasa di setting untuk istirahat oleh karena itu kadang kurang efektif kerja di kamar. Selain itu, di lab biasanya relatif lebih terasa tenang daripada di kamar...
Mungkin dulu aku pernah berpikir mau menerapkan jam kerja di Indonesia di sini tapi ternyata dari dua alasan di atas saya mengerti saya bisa aja mengikuti cara kerja yang dilalakukan oleh beberapa mahasiswa di sini..
Mungkin ada yang beranggapan aku akan melanggar perkataanku (emang dulu aku pernah bilang aku akan mengikuti jam kerja di Indonesia) tapi setelah aku mencari jawaban atas pertanyaanku selama ini akhirnya saya menemukan keuntungan dan kerugian atas kerja di kamar dan kerja di lab... Ketenangan serta suasana merupakan salah satu faktornya...
Inilah alasan aku mengubah apa yang kukatakan sebelumnya (soalnya aku berbicara kemarin karena belum mendapatkan jawaban pertanyaan yang ada dalam pikiranku)
Setelah saya bekerja sekian beberapa bulan tinggal di sini, saya mengerti apa yang telah dikerjakan (karena saya merasakannya, berusaha mencoba dan akhirnya menemukan jawaban). Yaitu:
Pertama, adanya koneksi internet yang cepat dan akses jurnal/paper. Hal ini saya rasakan, saya pernah mencoba mencari jurnal/paper dari kamar asarama saya ternyata dari sini tidak bisa akses jurnal/paper.
Kedua, biasanya di lab itu kondisi untuk belajar relatif lebih kondusif daripada di kamar. Kadang di kamar terasa di setting untuk istirahat oleh karena itu kadang kurang efektif kerja di kamar. Selain itu, di lab biasanya relatif lebih terasa tenang daripada di kamar...
Mungkin dulu aku pernah berpikir mau menerapkan jam kerja di Indonesia di sini tapi ternyata dari dua alasan di atas saya mengerti saya bisa aja mengikuti cara kerja yang dilalakukan oleh beberapa mahasiswa di sini..
Mungkin ada yang beranggapan aku akan melanggar perkataanku (emang dulu aku pernah bilang aku akan mengikuti jam kerja di Indonesia) tapi setelah aku mencari jawaban atas pertanyaanku selama ini akhirnya saya menemukan keuntungan dan kerugian atas kerja di kamar dan kerja di lab... Ketenangan serta suasana merupakan salah satu faktornya...
Inilah alasan aku mengubah apa yang kukatakan sebelumnya (soalnya aku berbicara kemarin karena belum mendapatkan jawaban pertanyaan yang ada dalam pikiranku)
Sabtu, 25 Oktober 2008
MENGAKU RASUL
Ini merupakan film yang cukup bermakna, saya akan menuliskan sinopsis nya yang saya kutip dari www.dennyshotspot.com:
" Rianti (Jian Batari) memutuskan untuk mencari ketenangan di padepokan Guru Samir, setelah bertengkar dengan ayahnya, dan memergoki Ajie, kekasihnya bersama cewek lain. Ajie segera menyusul untuk mengajaknya pulang dan menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi. Namun Ajie tidak menyangka dengan keputusan Rianti yang minta hubungan mereka diakhiri, terlebih saat melihat Rianti sudah akrab dengan Reihan (Iksan Idol) anak guru Samir.
Di padepokan guru Samir, Ajie menemukan banyak keganjilan, antara lain adanya penghapusan dosa dan jaminan masuk surga dengan cara membeli sertifikat. Ajie juga melihat guru Samir memeluk seorang gadis di sebuah gudang yang mereka sebut sebagai rumah Tirakat. Ajie curiga guru Samir penganut aliran sesat.
Saat terjadi konflik dimana Marni (Fitri Ayu), jemaah padepokan, meminta pertanggungjawaban guru Samir atas kehamilan yang terjadi pada dirinya karena perbuatan guru Samir. Guru Samir menantang seseorang untuk membuktikan bahwa dirinya suci, untuk memenggal tangannya. Bila tangannya kembali utuh berarti dirinya suci dan setara dengan rasul yang memiliki mukjizat. Rianti semakin percaya dengan guru Samir. Sementara Ajie dan Reihan justru tetap beranggapan Guru Samir rasul palsu dan ajarannya sesat."

Kutipan di atas merupakan sinopsis ceritanya. Yang saya ambil pelajaran dari sini adalah mengenai keyakinan. Dalam cerita ini kelihatan bahwa sudah jelas bahwa guru Samir mengajarkan ajaran sesat tetapi anggota padepokan yang dipimpin oleh guru Samir tetap saja mempercayai ajaran guru Samir. Ada dua hal yang saya analisis kenapa mereka tetap mempercayai guru samir:
1. Kurangnya ilmu (pendidikan) yang dimiliki para pengikut guru Samir. Berdasarkan ayat Al-Qur'an sudah jelas bahwa Nabi Muhammad merupakan rasul yang terakhir tetapi apa yang terjadi dalam film ini, mereka (pengikut guru Samir) masih mempercayai guru Samir sebagai rasul karena guru Samir berusaha mengajarkan sesuatu yang mudah diterima oleh pengikutnya (misalnya dia selalu mengangkat cerita sejarah rasul terdahulu yang mengatakan bahwa rasul Muhammad SAW selalu mendapat tantangan dari kaum dahulu yang mengatakan ajaran yang dibawa rasul Muhammad SAW adalah sesat dan dia menganalogikan kejadian dia dengan sejarah rasul Muhammad SAW karena ada beberapa golongan yang tidak setuju dengan ajaran dia. Modus ini juga sering digunakan oleh kelompok aliran sesat yang berkembang di Indonesia, pada awalnya kelompok tersebut memberikan materi yang sesuai dengan Al-Qur'an dan al-hadis tapi selanjutnya mereka akan mengajak untuk masuk ke kelompoknya. Selanjutnya dia akan mengatakan banyak yang mengatakan ini adalah kelompok sesat tapi itu adalah perkataan orang, hal ini sama yang dialami oleh rasulallah Muhammad SAW ketika berda'wah jaman dahulu dimana banyak golongan kaum quraisy mengatakan ajaran rasulallah Muhammad SAW adalah sesat). Oleh karena itu, ilmu itu sangat penting. Maka jadilah menjadi golongan orang-orang yang berpikir pada saat kondisi apa pun..
2. Kondisi kemiskinan (tekanan), dalam kondisi tekanan kemiskinan, maka guru samir memanfaat kondisi ini dengan meberi sedekah sebanyak-banyaknya. Dia bersikap baik dan murah menolong kepada para pengikutnya. Hal ini yang menjadi salah satu daya penariknya. Kasus ini pernah saya dengar di kota Bandung beberap puluh tahun yang lalu, dengan embel-embel pengobatan gratis ternyata rakyat miskin tersebut dijebak untuk menganut salah satu kepercayaan. Kasus ini hampir diajukkan pada pihak yang berwewenang di daerah tersebut tapi karena mereka punya "orang" di pihak berwewenang tersebut maka kasus ini ditutup...
Dua point tersebut menjadi pelajaran yang saya ambil dalam film ini. Semoga kita bisa belajar dari apa yang kita lihat, dengar dan rasakan...
Semoga kita berada di jalan yang benar....Amin...
" Rianti (Jian Batari) memutuskan untuk mencari ketenangan di padepokan Guru Samir, setelah bertengkar dengan ayahnya, dan memergoki Ajie, kekasihnya bersama cewek lain. Ajie segera menyusul untuk mengajaknya pulang dan menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi. Namun Ajie tidak menyangka dengan keputusan Rianti yang minta hubungan mereka diakhiri, terlebih saat melihat Rianti sudah akrab dengan Reihan (Iksan Idol) anak guru Samir.
Di padepokan guru Samir, Ajie menemukan banyak keganjilan, antara lain adanya penghapusan dosa dan jaminan masuk surga dengan cara membeli sertifikat. Ajie juga melihat guru Samir memeluk seorang gadis di sebuah gudang yang mereka sebut sebagai rumah Tirakat. Ajie curiga guru Samir penganut aliran sesat.
Saat terjadi konflik dimana Marni (Fitri Ayu), jemaah padepokan, meminta pertanggungjawaban guru Samir atas kehamilan yang terjadi pada dirinya karena perbuatan guru Samir. Guru Samir menantang seseorang untuk membuktikan bahwa dirinya suci, untuk memenggal tangannya. Bila tangannya kembali utuh berarti dirinya suci dan setara dengan rasul yang memiliki mukjizat. Rianti semakin percaya dengan guru Samir. Sementara Ajie dan Reihan justru tetap beranggapan Guru Samir rasul palsu dan ajarannya sesat."
Kutipan di atas merupakan sinopsis ceritanya. Yang saya ambil pelajaran dari sini adalah mengenai keyakinan. Dalam cerita ini kelihatan bahwa sudah jelas bahwa guru Samir mengajarkan ajaran sesat tetapi anggota padepokan yang dipimpin oleh guru Samir tetap saja mempercayai ajaran guru Samir. Ada dua hal yang saya analisis kenapa mereka tetap mempercayai guru samir:
1. Kurangnya ilmu (pendidikan) yang dimiliki para pengikut guru Samir. Berdasarkan ayat Al-Qur'an sudah jelas bahwa Nabi Muhammad merupakan rasul yang terakhir tetapi apa yang terjadi dalam film ini, mereka (pengikut guru Samir) masih mempercayai guru Samir sebagai rasul karena guru Samir berusaha mengajarkan sesuatu yang mudah diterima oleh pengikutnya (misalnya dia selalu mengangkat cerita sejarah rasul terdahulu yang mengatakan bahwa rasul Muhammad SAW selalu mendapat tantangan dari kaum dahulu yang mengatakan ajaran yang dibawa rasul Muhammad SAW adalah sesat dan dia menganalogikan kejadian dia dengan sejarah rasul Muhammad SAW karena ada beberapa golongan yang tidak setuju dengan ajaran dia. Modus ini juga sering digunakan oleh kelompok aliran sesat yang berkembang di Indonesia, pada awalnya kelompok tersebut memberikan materi yang sesuai dengan Al-Qur'an dan al-hadis tapi selanjutnya mereka akan mengajak untuk masuk ke kelompoknya. Selanjutnya dia akan mengatakan banyak yang mengatakan ini adalah kelompok sesat tapi itu adalah perkataan orang, hal ini sama yang dialami oleh rasulallah Muhammad SAW ketika berda'wah jaman dahulu dimana banyak golongan kaum quraisy mengatakan ajaran rasulallah Muhammad SAW adalah sesat). Oleh karena itu, ilmu itu sangat penting. Maka jadilah menjadi golongan orang-orang yang berpikir pada saat kondisi apa pun..
2. Kondisi kemiskinan (tekanan), dalam kondisi tekanan kemiskinan, maka guru samir memanfaat kondisi ini dengan meberi sedekah sebanyak-banyaknya. Dia bersikap baik dan murah menolong kepada para pengikutnya. Hal ini yang menjadi salah satu daya penariknya. Kasus ini pernah saya dengar di kota Bandung beberap puluh tahun yang lalu, dengan embel-embel pengobatan gratis ternyata rakyat miskin tersebut dijebak untuk menganut salah satu kepercayaan. Kasus ini hampir diajukkan pada pihak yang berwewenang di daerah tersebut tapi karena mereka punya "orang" di pihak berwewenang tersebut maka kasus ini ditutup...
Dua point tersebut menjadi pelajaran yang saya ambil dalam film ini. Semoga kita bisa belajar dari apa yang kita lihat, dengar dan rasakan...
Semoga kita berada di jalan yang benar....Amin...
Rabu, 22 Oktober 2008
Gambar Di Korea
Karena ada yang request maka saya terbitkan gambar-gambar yang pernah saya ambil di korea
Gambar di bawah ini adalah gambar di dalam sub way (kereta listrik) yang menjadi transportasi utama di sini...

Gambar di bawah, gambar kamar saya di asrama...

Pemandangan dari jendela kamar....


Mau masuk sub way aja ngantri....mudah-mudahan di Indonesia juga....

Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia

Mesjid di kota Seoul

Ruang eksperimen

Bandara Internasional Icheon (seoul)

Bentuk Rumah/Istana kerajaan korea

Ga tahu nih mereka lagi ngapain

Baju khas kerajaan

Eits, ada orang keren.....Tebak siapa?

Peta rasi bintang

Gambar di bawah ini adalah gambar di dalam sub way (kereta listrik) yang menjadi transportasi utama di sini...
Gambar di bawah, gambar kamar saya di asrama...
Pemandangan dari jendela kamar....
Mau masuk sub way aja ngantri....mudah-mudahan di Indonesia juga....
Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia
Mesjid di kota Seoul
Ruang eksperimen
Bandara Internasional Icheon (seoul)
Bentuk Rumah/Istana kerajaan korea
Ga tahu nih mereka lagi ngapain
Baju khas kerajaan
Eits, ada orang keren.....Tebak siapa?
Peta rasi bintang
Selasa, 21 Oktober 2008
Tindakan Kekerasan di Penjara
Hmmm... tindakan kekerasan sering dijumpai baik di rumah, kantor, sekolah, dan tempat-tempat yang lain. Saya berpikir ulang, tempat mana ya yang bebas dari tindakan kekerasan?
Contohnya, yang lagi hangatnya adalah tindakan kekerasan di sekolah. Salah satu sekolah negeri di Jakarta mendapat sorotan tajam dari media informasi. Dari media informasi tersebut juga mempertanyakan tindakan dari polisi atas kekerasan ini. Saya masih kurang tahu mekanisme dari pihak kepolisian tentang tindakan kekerasan di sekolah, tapi saya percaya polisi akan mengungkapkan kasus kriminal secara profesional...
Saya barusan membaca berita di detik.com (lihat di Pakai HP, 2 Napi LP Kelas 1 Tangerang Disiksa Sipir Hingga Tewas). Ironis banget dengan kesalahan hanya membawa HP di ruang tahanan tapi bisa menghilangkan nyawa seseorang. Saya kurang tahu apakah kasus ini benar atau tidak karena dari pihak lapas tidak mengakui adanya tindakan kekerasan sampai menimbulkan kematian(selain itu saya masih belum bisa membenarkan kejadian ini karena belum ada bukti dan saksi yang kuat untuk membenarkan kejadian ini). Tapi yang saya ambil dari berita ini adalah mengenai benang merahnya yaitu tindak kekerasan. Saya berharap kita bisa berperilaku adil sesama manusia, karena berdasarkan ilmu yang saya dapat bahwa setiap tinndakan pasti ada hukumannya dan tujuan hukuman ini adalah menimbulkan efek taubat... (mungkin kita bisa coba hukuman agak "keras" kepada koruptor).
Inti dari tulisan saya ini adalah jika seseorang melakukan kesalahan yang tidak terlalu besar (mencuri ayam, bawa HP di ruang tahanan dll) diharapkan mendapat hukuman yang sesuai (jangan sampai hukum mati di tempat oleh massa untuk pencuri ayam, pemukulan terhadap yang bawa HP di ruang tahanan dll). Yang saya sedih adalah ketika Artalyta (tersangka kasus suap BLBI) yang bawa HP di penjara tidak mendapat hukuman sedangkan tersangka yang lain kadang malah dapat hukuman (apakah hukum dapat dibeli??? Saya berharap tidak. Saya yakin pihak yang berwewenang akan bertindak adil)
Semoga kita bisa menangkap petunjuk benar yang diberikan oleh Allah....
Contohnya, yang lagi hangatnya adalah tindakan kekerasan di sekolah. Salah satu sekolah negeri di Jakarta mendapat sorotan tajam dari media informasi. Dari media informasi tersebut juga mempertanyakan tindakan dari polisi atas kekerasan ini. Saya masih kurang tahu mekanisme dari pihak kepolisian tentang tindakan kekerasan di sekolah, tapi saya percaya polisi akan mengungkapkan kasus kriminal secara profesional...
Saya barusan membaca berita di detik.com (lihat di Pakai HP, 2 Napi LP Kelas 1 Tangerang Disiksa Sipir Hingga Tewas). Ironis banget dengan kesalahan hanya membawa HP di ruang tahanan tapi bisa menghilangkan nyawa seseorang. Saya kurang tahu apakah kasus ini benar atau tidak karena dari pihak lapas tidak mengakui adanya tindakan kekerasan sampai menimbulkan kematian(selain itu saya masih belum bisa membenarkan kejadian ini karena belum ada bukti dan saksi yang kuat untuk membenarkan kejadian ini). Tapi yang saya ambil dari berita ini adalah mengenai benang merahnya yaitu tindak kekerasan. Saya berharap kita bisa berperilaku adil sesama manusia, karena berdasarkan ilmu yang saya dapat bahwa setiap tinndakan pasti ada hukumannya dan tujuan hukuman ini adalah menimbulkan efek taubat... (mungkin kita bisa coba hukuman agak "keras" kepada koruptor).
Inti dari tulisan saya ini adalah jika seseorang melakukan kesalahan yang tidak terlalu besar (mencuri ayam, bawa HP di ruang tahanan dll) diharapkan mendapat hukuman yang sesuai (jangan sampai hukum mati di tempat oleh massa untuk pencuri ayam, pemukulan terhadap yang bawa HP di ruang tahanan dll). Yang saya sedih adalah ketika Artalyta (tersangka kasus suap BLBI) yang bawa HP di penjara tidak mendapat hukuman sedangkan tersangka yang lain kadang malah dapat hukuman (apakah hukum dapat dibeli??? Saya berharap tidak. Saya yakin pihak yang berwewenang akan bertindak adil)
Semoga kita bisa menangkap petunjuk benar yang diberikan oleh Allah....
Minggu, 19 Oktober 2008
Masih ada Indikasi Korupsi di Indonesia
Ketika berdirinya Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dibentuk oleh pemerintah, yang terpikir oleh saya adalah lembaga ini tidak akan bisa menjalankan tugas dengan sukses. Pikiran ini terlintas dikarenakan sudah banyak mafia korupsi yang bertebaran di negeri ini, apabila ingin memberantas mafia ini sama artinya berusaha untuk mencampur air dengan minyak. Tetapi setelah KPK berkerja sekian lama akhirnya saya melihat prestasinya untuk memberantas korupsi, terbukti dengan terbongkarnya kasus aliran dan BI ke DPR, kasus Al Amin Nasution,kasus suap jaksa BLBI, dan kasus-kasus korupsi yang lain. Hasilnya angka korupsi di Indonesia menurun.
Prediksi saya dengan adanya KPK ini maka tidak ada lagi yang berani untuk melakukan korupsi, tetapi prediksi saya meleset. Ternyata di awal tahun ini, di PT Pertamina diduga ada mark up impor minyak zatapi (lebih lanjut baca di Pemerintah Belum Ambil Tindakan Tegas ke Manajemen Pertamina), kasus ini lagi diselidiki oleh polisi.
Saya agak terkejut dengan berita ini, karena yang saya pikir dengan adanya berdiri KPK membuat orang akan takut berbuat korupsi tetapi prediksi saya meleset. Apakah sangat sulit untuk hidup di negara yang tercinta ini sampai harus korupsi? Kadang saya jadi takut, apakah nanti saya akan korupsi?Apakah nanti salah satu keluarga saya akan korupsi? Pertanyaan tersebut timbul dalam pikiran saya karena saya merasa lingkungan untuk berbuat korupsi masih tumbuh dan berkembang di Indonesia...
Apa yang harus kita lakukan untuk benar-benar menghilangkan korupsi??
Silahkan kita merenungkan pertanyaan tersebut...
Kadang saya merindukan suasana seperti ketika kepemimpinan khalifah Umar bin Abdul Aziz. Pada saat kepemimpinan beliau tidak ada orang miskin sampai pemerintah kebingungan untuk menyalurkan zakat karena tidak menemukan orang yang berhak menerima zakat...
Semoga kita bisa belajar kapan saja dan dimana saja.... Amin....
Prediksi saya dengan adanya KPK ini maka tidak ada lagi yang berani untuk melakukan korupsi, tetapi prediksi saya meleset. Ternyata di awal tahun ini, di PT Pertamina diduga ada mark up impor minyak zatapi (lebih lanjut baca di Pemerintah Belum Ambil Tindakan Tegas ke Manajemen Pertamina), kasus ini lagi diselidiki oleh polisi.
Saya agak terkejut dengan berita ini, karena yang saya pikir dengan adanya berdiri KPK membuat orang akan takut berbuat korupsi tetapi prediksi saya meleset. Apakah sangat sulit untuk hidup di negara yang tercinta ini sampai harus korupsi? Kadang saya jadi takut, apakah nanti saya akan korupsi?Apakah nanti salah satu keluarga saya akan korupsi? Pertanyaan tersebut timbul dalam pikiran saya karena saya merasa lingkungan untuk berbuat korupsi masih tumbuh dan berkembang di Indonesia...
Apa yang harus kita lakukan untuk benar-benar menghilangkan korupsi??
Silahkan kita merenungkan pertanyaan tersebut...
Kadang saya merindukan suasana seperti ketika kepemimpinan khalifah Umar bin Abdul Aziz. Pada saat kepemimpinan beliau tidak ada orang miskin sampai pemerintah kebingungan untuk menyalurkan zakat karena tidak menemukan orang yang berhak menerima zakat...
Semoga kita bisa belajar kapan saja dan dimana saja.... Amin....
Langganan:
Postingan (Atom)
